Rabu, 06 Mei 2020

Tugas Softskill Pertemuan Ke-3


Lengkapi budaya perusahaan untuk Organisasi Internal di dalamnya. Untuk data yang digunakan dapat mengacu kepada artikel dalam internet atau media cetak yang meliputi :
1.      Suasana dan kesejahteraan perusahaan
Kebijaksanaan dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja (K3) ditangani langsung oleh Safety Health Environment Department. Manajemen Safety mempunyai prinsip utama yaitu mencegah terjadinya kecelakaan melalui konsep minimalisasi bahaya.
Tahapan-tahapan dari manajemen safety yaitu:
a.     Eliminasi, yaitu menghilangkan sama sekali hal-hal yang membahayakan.
b.    Substitusi, yaitu mengganti hal-hal yang berbahaya dengan yang tidak berbahaya.
c. Rekayasa, yaitu merekayasa atau memodifikasi hal-hal yang berbahaya menjadi tidak berbahaya.
d.     Administrasi, yaitu pengaturan mengenai persyaratan tenaga kerja.
e.     Alat pelindung diri, yaitu penggunaan alatpelindung diri untuk mencegah bahaya.

Perlengkapan kesehatan dan keselamatan kerja yang disesuaikan perusahaan dan wajib dikenakan adalah:
a.     Pakaian kerja, wajib dikenakan oleh seluruh karyawan. Pakaian kerja untuk satu departemen dan departemen lainnya berbeda.
b.     Sepatu, digunakan sebagai pelindung kaki dari kejatuhan barang yang berat.
c.     Masker, digunakan sebagai pelindung mulut dan telinga dari debu.
d.     Kacamata pelindung, biasanya digunakan pada bagian automation dan mekanik.
e.     Alat penutup telinga (ear plu), digunakan untuk menghindari terjadinya gangguan pada telinga yang dikarenakan intensitas bunyi yang terlalu tinggi.
f.     Sarung tangan, terutama digunakan pada bagian pengemasan untuk menghindari produk dari kotoran yang melekat pada tangan.
g.   Penutup kepala, digunakan untuk menghindari masuknya rambut atau kotoran rambut pada produk.

2.     Bagaimana pedoman kerja dan penerapan kerja perbagian perusahaan.
      Visi dari PT. Eka Bogainti Tbk HokBen adalah :
Ø  Membawa kebaikan untuk memelihara kehidupan masyarakat dengan menciptakan dan menyediakan makanan yang berintegritas.
Misi dari PT. Eka Bogainti Tbk HokBen adalah :          
Ø  Kami menempatkan kualitas dan layanan terbaik sebagai prioritas utama dalam menyediakan makanan yang berintegritas kepada pelanggan.
Ø  Kami berupaya terus menerus dalam menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan melalui inovasi dan teknologi.
Ø  Kami berkomitmen kepada karyawan kami dengan memberikan kesempatan untuk bertumbuh dan menjadi unggul
Penerapan kerja Perbagian :
Kekuasaan tertinggi dipegang oleh direktur utama dibantu oleh dewan komisaris serta direksi dibantu oleh middle manager. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka di bantu oleh para karyawan atau workers.
3.      Apakah ada aturan-aturan kerja / SOP yang mendukung.
SOP Pegawai HokBen punya standar operasional melayani tamu dari awal pemesanan (saat tamu mengambil nampan) sampai mengantarkannya ke kasir. Satu orang tamu dilayani oleh satu orang pegawai HokBen agar proses transaksi berjalan cepat.
Faktor yang sangat mempengaruhi kelancaran dari suatu proses produksi adalah sumber daya manusia. Tenaga kerja di HokBen terbagi atas dua kriteria yaitu tenaga kerja tetap dan tenaga kerja harian. Tenaga kerja harian merupakan tenaga kerja yang tidak terdaftar di perusahaan dan sifatnya temporer dengan menggunakan sistem kontrak yang dapat diperpanjang atau diberhentikan..
Rekruitmen tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan mengisi lowongan pekerjaan yang ada dan biasanya didasarkan usulan yang membutuhkan dengan persetujuan manager atas departemen yang bersangkutan. Seleksi calon karyawan dilakukan melalui wawancara, dan tes psikotes. Setiap karyawan baru harus mengikuti masa percobaan yang lamanya sesuai dengan jabatan dan bagiannya sebelum diangkat secara resmi. Penerimaan surat lamaran dari para calon karyawan ditangani oleh Human Resources Division.

4.      Bagaimana sarana dan prasarana didalam perusahaan.
Selain memperoleh upah, karyawan juga mendapatkan berbagai fasilitas kesejahteraan yang diberikan oleh PT. Eka Bogainti Tbk HokBen  meliputi:
  • Bantuan pendidikan, beasiswa anak karyawan HokBen .
  • Bantuan sosial, membantu karyawan HokBen yang kebanjiran
  • Peribadatan, yaitu penyediaan sarana ibadah berupa masjid Bogasari untuk umum dan ruang ibadah untuk pekerja non muslim.
  • Kantin karyawan.
  • Seragam kerja
  • Fasilitas pelatihan, berupa Training Center
  • Media komunikasi, berupa Website HokBen yaitu www.hokben.co.id 

Selasa, 31 Maret 2020

HOKBEN



1.        Sejarah dan Struktur Organisasi Perusahaan
Pada tanggal 18 April 1985, HokBen pertama kali didirikan dibawah naungan PT. Eka Bogainti. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 di Jakarta oleh Hendra Arifin. Restoran pertama berlokasi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
Hendra sebagai pemilik PT Eka Bogainti tertarik mengembangkan restoran cepat saji ala Jepang karena pada 1985 konsep itu belum ada di Indonesia. Ia pun melakukan studi banding ke Jepang dan kemudian membeli izin untuk menggunakan merek dan asistensi teknis Hoka Hoka Bento di Indonesia. Awalnya, HokBen di Jepang berbisnis makanan take away (pesan ambil/bawa pulang). Kini, Eka Bogainti memiliki penuh hak cipta atas merek merek HokBen. Sementara itu, usaha serupa dengan merek sama yang ada di Jepang sudah tidak ada lagi.
Pada tahun 1990 HokBen pertama kali membuka restoran di luar Jakarta, yaitu di Bandung. Hingga kini terdapat 26 gerai di kota ini. HokBen pertama kali membuka gerainya di Surabaya pada tahun 2005, dan hingga kini terdapat 10 cabang di Surabaya, Sidoarjo dan Malang. Pada tahun 2010 HokBen mengembangkan sayapnya ke wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. Pada tahun 2008, HokBen memperoleh Sertifikat Halal




Struktur Organisasi

2.        Produk yang dihasilkan
Restoran ini menyajikan berbagai masakan Jepang populer, mulai dari tumisan (seperti yakiniku, teriyaki, burakkupeppa dengan pilihan daging sapi atau ayam) gorengan (seperti chicken katsu; ekkado; ebi furai; spicy chicken; tori baaga; serta kani roll, egg chicken roll, dan shrimp roll), sukiyaki, shumai, gyoza, hingga salad dan sup (seperti sukiyaki, chicken tofu, shrimp ball, dan shrimp dumpling) baik satuan maupun paket. Selain itu tersedia pula Tori Pop Corn, minuman dan hidangan penutup khas seperti es sarang burung, es ogura, koori konyaku, dan pudding.
3.      Konsumen yang dituju
Konsumen yang dituju oleh HokBen adalah semua kalangan masyarakat.
4.      Jumlah Cabang
Cabang pertama dibuka di Bandung. Sekarang, Hoka Hoka Bento memiliki 27 cabang yang tersebar di berbagai lokasi di Jawa Barat. Memperluas cabang ke Jawa Tengah (Jogjakarta, Semarang, Solo) dan Bali. HokBen pertama kali hadir di pulau Sumatera, tepatnya di kota Bandar Lampung. Store pertama di Sumatera ini berlokasi di Mall Boemi Kedaton lt.1. Dengan dibukanya HokBen MBK Bandar Lampung, maka kini HokBen memiliki total 147 store. Semua store HokBen dimiliki penuh oleh PT Eka Bogainti dan tidak membuka sistem franchise.

5.   Sumber daya yang digunakan
  • Sumber daya Alam 
  • Sumber daya Manusia 
  • Sumber daya Modal 
  • Sumber daya Pengusaha
6.      Perusahaan manakah yang menjadi pesaing dari HokBen
Ada beberapa perusahaan pesaing bagi HokBen yaitu terdiri dari : McDonald’s, KFC, Richesse Factory, Burger King, A&W  dan restoran Fast food lainnya.

7.      Siapa yang menjadi Investor HokBen
Setiap orang dapat menjadi investor bagi HokBen itu sendiri dikarenakan HokBen merupakan milik PT. Eka Bogainti sebagai pemilik hak waralaba HokBen tersebut.  PT. Eka Bogainti sendiri merupakan salah satu PT jenis tbk, yang berarti setiap orang bisa memiliki atau membeli saham dari PT. Eka Bogainti.

8. Cara HokBen dapat berkembang dan mendapat citra baik di mata masyarakat

  • Menjaga kualitas makanan 
  • Menjaga cita rasa makanan 
  • Menjamin kehalalannya 
  • Membuka cabang di berbagai wilayah Indonesia 
  • Komitmen untuk terus berinovasi menghadirkan menu baru bagi pelanggan

Sabtu, 28 Maret 2020

TUGAS SOFTSKILL ETIKA BISNIS


  • Dalam kasus ini saya akan menjelaskan cara mempromosikan suatu barang dan etika bisnis yang digunakan
  • Barang yang akan saya gunakan adalah produk alat kesehatan yang bentuknya seperti corong minyak atau wadah, dengan ukuran lebih kecil dan terbuat dari silikon berbahan aman untuk tubuh. Merek menstrual cup yang saya akan promosikan ialah Organicup.





Promosi :
Sebagai produk menstrual cup yang baru saja muncul di public, saya akan memperkenalkan produk menstrual cup dengan baik, supaya masyarakat dapat tertarik dengan produk tersebut.
  1. Saya akan mempromosikan produk dengan strategi word of mouth. Seperti kita menjelaskan kepada temen – temen dekat kita atau daerah lingkungan sekitar dulu agar mereka tertarik dengan produk tersebut dari situ kemungkinan mereka akan mempromosikan kepada orang lain dan akan begitu terus. Jadinya bisa banyak masyarakat yang tau akan produk tersebut dan tertarik. 
  2. Saya akan mempromosikan melalui media sosial, sepeti instagram, facebook, twitter, dan lainnya. Misalkan meng endorse selebgram atau artis yang sangat berpengaruh di masyarakat untuk ngereview produk Organicup dari situ masyarakat akan mengetahui dan menarik minat masyarakat. 
  3. Saya akan membuka kesempatan menjadi reseller dan dropshipper. Para reseller dan dropshipper dapat menjadi pihak-pihak yang ampuh dalam mempromosikan produk kita. Dengan adanya reseller dan dropshipper, saya dapat mempromosikan dan menjual produk bahkan ke daerah yang belum pernah dijangkau sebelumnya. Namun untuk reseller dan dropshipper akan ada harga khusus yang tentunya lebih rendah dengan begitu produk akan cepat terjual.  
  4. Saya akan menjadi sponsor. Saat ini banyak sekali event-event yang diadakan oleh berbagai pihak baik itu sekolah, kampus, perusahaan, instansi, event organizer tertentu dan lain sebagainya. Biasanya, penyelenggara membutuhkan sponsor untuk mendukung event tersebut. Dari situ kita dapat memanfaatkan event ini sebagai wadah promosi dengan berpartisipasi menjadi sponsor. Dengan menjadi sponsor, dapat membuat brand yang kita buat lebih dikenal dengan memberikan produk sebagai doorprize atau memasang booth pada event tersebut.
Etika Bisnis :
dalam hal ini saya akan menerapkan beberapa metode yaitu sebagai berikut
1.         Pengenalan diri
2.         Ucapkan terima kasih
3.         Pengembangan tanggung jawab social
4.         Bersikap jujur jika memang ada kekurangan
5.         Menciptakan persaingan yang sehat antar pengusaha yang lain
6.         Menjaga kesepakatan antar mitra
7.         Mempertahankan jati diri
8.         Konsep “ Perkembangan berkelanjutan”